简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat glorious revolution

"glorious revolution" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • The discussion led directly to the Glorious Revolution of 1688.
    Perselisihan tersebut berakhir dengan pecahnya Revolusi Agung pada tahun 1688.
  • The year of our glorious revolution.
    Tahun revolusi kita yang mulia.
  • The Glorious Revolution (2 ed.).
    The Glorious Revolution (edisi ke-2).
  • Even then, religious strife continued through the Glorious Revolution and thereafter.
    Perseteruan antaragama masih terus berlanjut kala itu dalam peristiwa Revolusi Agung dan bahkan sesudahnya.
  • I'd steal one of these rice rockets and kiss Weaver's glorious revolution goodbye.
    Akan kucuri satu dari roket beras itu dan mengucapkan selamat tinggal pada revolusi kemenangan Weaver.
  • Alexander Pope, an only child, was born in London, on May 21,1688, the year of the Glorious revolution.
    Alexander Pope, anak tunggal, dilahirkan di London, pada Mei 21,1688, Tahun Revolusi yang terpuji.
  • The world is about to be transformed into something magnificent and new, and I will lead this glorious revolution.
    Dunia akan berubah menjadi sesuatu yang luar biasa dan baru..., Dan aku akan memimpin Revolusi mulia ini.
  • After a troubled reign, she was deposed in the Glorious Revolution of 1868, and formally abdicated in 1870.
    Setelah masa kekuasaan yang bermasalah, Isabella dijatuhkan pada tahun 1868, dan secara resmi mengundurkan diri pada tahun 1870.
  • In 1689, the year following the Glorious Revolution, John Coode led a rebellion that removed Lord Baltimore from power in Maryland.
    Pada tahun 1689, satu tahun setelah Revolusi Agung, John Coode melancarkan pemberontakan yang menjatuhkan Lord Baltimore.
  • The cause of the war was the overthrowing of James as king of the Three Kingdoms in the "Glorious Revolution" of 1688.
    Sebab perang tersebut adalah pelengseran James dari jabatan Raja Tiga Kerajaan dalam "Revolusi Glorious" tahun 1688.
  • James's overthrow, known as the Glorious Revolution, was one of the most important events in the long evolution of parliamentary power.
    Pelengseran James, yang dikenal sebagai Revolusi Glorious, adalah salah satu peristiwa paling penting dalam evolusi panjang kekuasaan parlementer.
  • Louis XIV turned the chateau over to King James II of England after his exile from Britain in the Glorious Revolution of 1688.
    Louis XIV memberikan chateau itu kepada Raja James II setelah pelariannya dari Britania setelah Revolusi Besar tahun 1688.
  • Following the Glorious Revolution, William III's prominent supporter William Russell, 4th Earl of Bedford was created 1st Duke of Bedford.
    Gelar ini masih ada Setelah Revolusi Kejayaan, salah satu pendukung terkemuka William III William Russell, Earl Bedford dijadikan sebagai Adipati Bedford.
  • After the Glorious Revolution of 1688, the Bill of Rights was enacted in 1689 which codified certain rights and liberties, and is still in effect.
    Setelah Revolusi Agung 1688, Undang-Undang Hak Asasi Inggris tahun 1689 yang mengatur hak-hak tertentu dan menambah pengaruh Parlemen diberlakukan.
  • When the Catholic King of England, James II, was overthrown in the Glorious Revolution, the Calverts lost their charter and Maryland became a royal colony.
    Ketika Raja Inggris yang beragam Katolik, James II, digulingkan dalam Revolusi Glorious, para Calvert kehilangan piagam dan Maryland menjadi koloni kerajaan.
  • The last monarch involuntarily removed from power was James VII and II, who fled into exile in 1688 during the Glorious Revolution.
    Penguasa monarki terakhir yang tidak secara sukarela dilengserkan dari kekuasaannya adalah James VII dan II, yang kabur ke pengasingan pada tahun 1688 saat Revolusi Glorious.
  • It ensured (with the Glorious Revolution of 1688) that, unlike much of the rest of Europe, royal absolutism would not prevail.
    Undang-undang ini ditetapkan guna memastikan (dengan Revolusi Agung tahun 1688) raja tidak mungkin lagi berkuasa mutlak, tidak seperti sebagian besar negara lain di Eropa kala itu.
  • In the context of the Glorious Revolution in England, Jacob Leisler led Leisler's Rebellion and effectively controlled the city and surrounding areas from 1689–1691, before being arrested and executed.
    Dalam konteks Revolusi Kejayaan di Inggris, Jacob Leisler memimpin Pemberontakan Leisler dan ia berhasil memimpin kota ini dari tahun 1689-1691, tetapi setelah itu ia ditangkap dan dibunuh.
  • Henceforth, in official terms, "England always has a king", i.e. there will not be a day in subsequent English history without a reigning monarch (with the exception of the Glorious Revolution of 1688-1689; see below).
    Sejak itu, dalam istilah resmi, "Inggris selalu mempunyai raja", yaitu tidak ada satu hari dalam sejarah Inggris selanjutnya tanpa ada raja yang memerintah (dengan perkecualian Glorious Revolution tahun 1688-89; lihat di bawah).
  • lebih banyak contoh:   1  2